Kamis, 20 Agustus 2009

Nawar Barang Impian!

urusan tawar menawar barang katanya hak paten ibu-ibu dan para cewek. Tapi kalo dipikir- pikir, pada saat- saat tertentu kita juga sering terjebak pada kondisi harus menawar. Dari pada “ sakit jiwa “ gara- gara keinget terus barang – barang inceran yang nggak bisa kebeli lantaran budget minim, hayoooo….??? Yaudah, belajar nawar deh…


TAWAR SAMPE MAMPUS


Artinya urusan tawar – menawar barang nggak terbatas ruang dan waktu. Mau dipasar loak. Nggak perduli dari toko buka sampe mau tutup, pantengin aja terus penjualnya sambil ngomong, “ BOleh ya segitu? Boleh deh. Kalo nggak boleh saya nggak pulang nih!”
Kemungkinan ada dua, cuy. Satu di usir langsung oleh penjualnya atau dengan bantuan satpam pasar. Dua, kita berhasil dapetin barang yang kita incer lantaran penjualnya pegel hati seharian ngeliat muka kita di tokonya.
Dengan begitu kesimpulannya tingkat keberhasilan dan kegagalan menawar barang dengan trik ini fifty- fifty. Berarti nggak salah buat dicoba.



TAWAR SAMBIL MEMUJI


Upss, kalo penjualnya cewek sih masih enak ngomongnya. Lha kalo penjualnya cowok?? Ntar di sangka……hhiiiiiiyyyy!
Eits, jangan mikir yang nggak –nggak, cuy. Yang penting misi utama : barang dapet dengan budget sesuai kantong! Ya toh…..ya toh…??
Memuji kan fokusnya nggak selalu harus ke penjual. Memuji bisa dilakukan ke barang- barang yang kita incer. Atau memuji dekorasi toko, sikap ramah pelayan toko. Dll.
Yang musti di inget, nggak ada orang yang nggak suka dipuji, dan nggak ada orang yang hatinya nggak “ melambung “ kalo dirinya di puji. Begitu si penjual hatinya melambung….das! dia pun menjadi pasrah : “ya udah dek, adek ambil aja!”
Ahaa! Kalimat itu yang kita tunggu- tunggu bukaaaaann????



TAWAR DENGAN TIPUAN KECIL


Misalnya kita mau beli dvd, terus pas meriksa barangnya kita bisa bilang, “bang, ada baretnya dikit nih. Wah, udah nggak bagus lagi dong kualitasnya! Turun harga ya?”. Atau tipuan kecil itu bisa langsung diarahkan untuk mensugesti pikiran si penjual. Misalnya, “ bang, sebulan lalu saya pernah nawar barang yang sama di toko sebelah tapi nggak di kasih. Eh, nggak lama tokonya bangkrut, lalu penjualnya cerai sama istrinya!”
Mungkin abangnya nggak bakal percaya. Atau mungkin jadi sebel dan marah- marah. It’s okay, bro. namanya juga usaha!!.



TAWAR SAMBIL BANTU BERES – BERES

Langkah- langkahnya adalah : 1. Begitu masuk toko langsung muter- muter, cari daerah yang nggak rapih ( terutama bagian display ). 2. Kalo udah ketemu spot-nya, berdiri di situ dan lakukan sesuatu yang bisa menarik perhatian si penjual ( misalnya bergumam “ Wah, siapa yang ngeberantakin nih?”, atau bersiul kecil ). 3. Saat penjual menatap kearah kita, langsung lancarkan aksi beresin barang- barang yang berantakan di daerah itu.
Jika ketiga langkah itu tadi udah dilakukan maka selanjutnya tinggal nunggu penjualnya menghampiri. Mungkin penjualnya akan berbasa basi dulu, “ Maaf ya? Jadi ngerepotin!”. Lalu kemudian berkata, “ ada yang bisa di bantu?”. Nah, langsung deh utarakan tujuan kita, “ saya tuh nyari…..saya kemaren liat disini. Cuma duit saya kurang. Hhehehehe…..” (PS : ngomongnya musti dengan nada suara sangat sopan dan mimik wajah yang innocent).
Sesaat si penjual mungkin akan terperangah. Bingung antara pengen ngasih dan nggak barang yang kita maksud, sesuai dengan budget yang kita punya. Tapi yakinlah, kalo dia udah kepincut dengan sosok kita yang sopan dan rajin, hatinya pasti luluh.



TAWAR ALA PREMAN PASAR

Trik yang ini sebenarnya kurang disarankan sih. Soalnya dosa, cuy. Bikin orang lain ketakutan! Lagian juga bisa menambah musuh di kemudian hari. Tapi karena lo semua yang baca blog ini udah gede, jadi yaah……terserahlah!!
Tawar ala preman intinya nawar sambil tarik urat leher alias ngotot- ngototan. Contoh :

Kita : “ Berapa harganya, bang?”
Penjual : “ seratus ribu, dek”
Kita : “ah, nggak bisa! Dua puluh lima ribu ya?”
Penjual : “nggak bisa, dek. Seratus ribu.”
Kita : “ gue maunya dua puluh lima ribu!!! Kasih nggak nih?” ( diucapkan dengan tampang sangar dan biji mata melotot seperti mau keluar ).

Kita : “ KASIH NGGAK??” ( kali ini pake acara ngebentak segala)
Penjual : “Nnggg……harganya se….se….se …”
Kita : “NGGAAAK…!! Pokoknya gue mau dua puluh lima ribu! Udah bungkus! Nih duitnya.” ( seraya ngasih duit ke si penjual dan memegang barang yang di inginkan).

Catet ya, kalo memilih trik ini, begitu barang yang lo inginkan berhasil di dapat jangan menengok ke arah penjualnya lagi ketika pulang. Sebab tampang penjualnya pasti pucat pasi, hingga potensial bikin kita ngerasa bersalah dan akhirnya menyerahkan kembali tuh barang. Terus, kalo udah nyampe di rumah cepet- cepet berdoa, minta ampun sama tuhan!

Related Post



Share This
Subscribe Here

0 komentar:

Poskan Komentar

Kritik, Usul, Saran, atau Pujian?
semua Kami terima dengan tangan terbuka!
**TIADA KESAN TANPA KOMEN KAMU!**

Terima Kasih atas Kunjungannya di KID -OEST NEWS.
Share and Comment with me. No spam!

 

Kid-oest News Copyright © 2009 DarkfolioZ is Designed by Bie Blogger Template for Ipietoon
In Collaboration With fifa