Merah Darahku, Putih Tulangku!

Kalian lahir di mana?
Di Indonesia!
Kalian Besar di mana?
Di Indonesia!
Kalian Tinggal di mana?
Di Indonesia!
Kalian orang mana?
ORANG INDONESIA!

Waaa, nggak terasa sudah melewati hari “jadi” Indonesia. tanggal 17 agustus Kemarin Indonesia genap berusia 65 tahun, Bendera Merah Putih ramai di kibarkan dimana- mana.
Apa yang terpikirkan kalau kita sedang berada pada saat- saat seperti ini? Apakah ditengah semua kesibukan tersebut, di hati kita memang masih muncul rasa gembira luar biasa menyambut Ultah tanah air tercinta? Atau, upacara akbar bulan agustus kemarin Cuma sekedar seremonial tanpa arti buat kita, atau mungkin karena rasa nasionalisme kita yang makin hilang??
Upss, Jangaaaan dong…! Jangan biarkan rasa nasionalisme kita hilang, Sob!. Karena diseluruh permukaan bumi, Indonesia Cuma satu. Dan, Indonesia Cuma milik kita!

Terus, agar rasa nasionalisme kita nggak akan pernah hilang, gimana kalo sekarang kita bangkitkan lagi rasa nasionalisme itu?? Setuju??

Hhmm, begini, Indonesia kan terkenal mempunyai beragam jenis kebudayaan dan banyaknya bahasa daerah. Jumlahnya mungkin ratusan. Tapi dengan adanya semua itu, kita Cuma mempunyai satu bahasa pokok yang Nasional, “Bahasa Indonesia”. masyarakat Indonesia yang tinggal dari sabang sampai merauke pasti kenal betul dengan Bahasa Indonesia.
Terus, peran Bahasa Indonesia sendiri sampai sekarang penting nggak??
Yups, Sob! Kalau kalian bertanya begitu, saya jawab : Pastilah penting banget sampai sekarang. Belajarlah bahasa Indonesia dengan benar. kenapa begitu? Karena dengan satu hal itu saja kita dapat berkomunikasi dengan seluruh masyarakat Republik Indonesia dari ujung sabang sampai merauke tanpa adanya hambatan dalam komunikasi. Hal ini juga yang menjadi salah satu pelopor bagaimana cara membangkitkan rasa nasionalisme kita.

Sedikit cerita, beberapa tahun belakangan ini kita sering mendengar banyak banget berita negative tentang negeri ini. Entah itu soal pelecehan HAM, soal korupsi gila- gilaan yang dilakukan sama pejabat Negara dan masih banyak lagi berita jelek lain yang nggak enak didengar kuping.
Sempat juga hati bertanya- tanya, apalagi yang bisa dibanggain sama kita, anak- anak Indonesia. mulai deh pikiran saya menerawang. Mencari- cari, hal yang masih bisa dibanggain sama anak- anak Indonesia.

Dulu, waktu belajar PPKN dan Bahasa Indonesia, selalu ditanamin kalau kita adalah bangsa yang ramah, sopan santun dalam perkataan. Yang murah senyum dan tidak suka ribut. Mengaku juga kalau kita adalah bangsa yang bisa rukun, saling menghormati dalam bermasyarakat.
Tapi, baru- baru ini, ada kabar nggak sedap datang dari Kalimantan Timur di Tarakan tepatnya. ada keributan masyarakat disana penyebabnya sih karena berbeda paham saja. Wahh, kalo begini, apa yang diajarkan guru PPKN dan Bahasa Indonesia kita dulu sudah berubah. Tanpa disadari, kita malah jadi bangsa yang suka ribut sendiri. Malu- maluin, sob!

Sempet berfikir juga, apa benar udah nggak ada lagi nilai- nilai mulia dalam bangsa ini??
Lagi sibuk mikirin jawaban pertanyaan ini, tiba –tiba terlintas memoriam 4 tahun yang lalu. Dikota Yogya sana (flashback sedikit), gempa 5,9 skala Righter meluluh lantahkan beberapa desa. Ribuan bangunan hancur. Ribuan orang tewas jadi korban. Berita ini membuat hati tergerak untuk membantu saudara kita yang kesusahan disana. Ternyata, selain saya, banyak banget teman- teman kita yang berfikir sama. Dari seluruh penjuru tanah air, bahkan mereka ada juga yang langsung terbang ke Yogya untuk memberi bantuan. Entah berupa uang, obat- obatan atau menyumbang tenaga.

Jujur, hati gw terketuk, sob! Ternyata, sejelek- jeleknya sifat orang disini, masih banyak yang punya hati. Mau berkorban waktu dan tenaga untuk menolong saudara- saudaranya yang kesusahan. Ada juga yang rela berpanas- panasan di tengah jalan demi ngumpulin dana sekedarnya buat saudara- saudara kita di Yogya. Mereka Cuma punya satu tujuan : mengumpulkan dana buat membangun kembali Kota Yogyakarta tercinta.
Diluar sana, masih banyak banget rekan –rekan yang punya niat semulia mereka, bahkan lebih. Artinya, masih banyak orang Indonesia yang punya hati dan mau berkorban demi kesejahteraan saudaranya yang sedang terpuruk dalam penderitaan. Dan saat –saat seperti ini nggak terasa jiwa Nasionalisme kita bangkit lagi.

Hmm! Kalo begini caranya, sampai kapan pun gw akan selalu bangga jadi orang Indonesia. (Kid-oest News).

Jangan Takut Bermimpi

Dulu nih!, manusia bisa terbang Cuma mitos. Kita pernah dengar soal mitologi Icarus. Manusia yang berhasil terbang tapi akhirnya jatuh karena sayap- sayapnya meleleh saat mendekati matahari. Tapi sejak Wright bersaudara membuktikan bahwa manusia bisa terbang (*dengan pesawat terbang) mitos manusia terbang itu pupus.

Manusia mendarat di bulan, dulu juga impian. Impian atau khayalan itu menjadi sebuah dongeng klasik yang asik, yang Cuma bisa terjadi dalam novel karya Jules Verne (*penulis Novel). Tapi ketika Neil Amstrong menjejakkan kaki di Bulan pada tanggal 20 Juli 1969, kita percaya bahwa apa yang diangan- angankan Jules Verne bukan sesuatu yang mustahil.


Segala macam benda atau teknologi yang kita jumpai hari ini, dulunya juga Cuma mimpi. Tapi kalo mau baca sejarah, ternyata helikopter, tank, kapal selam, sudah ada dalam sketsa yang di gambar oleh seorang Leonardo Da Vinci (15 april 1452 – 2 mei 1519). Bayangin, lebih dari 500 tahun lalu! Terus apa khayalan kita hari ini??

Apapun, menurut gw, nggak ada yang mustahil. Mungkin banyak yang ngetawain, dan menganggap impian kita Cuma isapan jempol. Tapi percayalah, sejarah nunjukin bahwa para penemu hebat awalnya ngalamin hal serupa.

Yang membuat mereka hebat ternyata bukan Cuma mimpinya, tapi usaha untuk mewujudkan apa yang selama itu dianggap nggak mungkin. Biarpun pelan, dan dimulai dari hal kecil, mereka akhirnya bisa sampai ketujuan akhir (*pembuktian).

Dalam sejarah orang- orang hebat (*penemu disegala bidang) menunjukan beberapa gejala. Pertama, mereka yakin sama konsepnya, berani memulai, dan nggak takut di- cap sebagai orang yang menentang arus. Mereka juga bersifat konsisten abis.

Ini modal lain yang cukup berarti. Karena kalo nggak berani, mereka pasti nyerah tergilas sama arus besar yang menghadang. Kita bisa juga kayak mereka. Dan itu bisa kita mulai dari sekarang ini. (Kid- oest News).

Mesin Waktu

Kalo misalnya (misalnya nih!) ada mesin waktu, ke jaman manakah lo akan pergi???

Itu adalah pertanyaan yang buat gw sedikit susah dijawab. Soalnya, hampir tiap jaman, punya ciri khas yang menarik buat diliat, dialami, dan dirasain.

Jangankan jaman- jaman yang punya kenangan tersendiri buat gw. Jaman lainnya pun kalo emang tuh mesin beneran ada , pengen gw datangin.

Kayak jaman raja- raja Saxon (jaman Inggris dulu) masih berkuasa. Pengen banget tuh gw ngeliat dan ngerasain sendiri perlombaan manah ala Robin Hood.

Atau pergi ke jamannya Leonardo Da Vinci. Biar bisa nanya langsung sama dia, bener nggak tuh teorinya Dan brown tentang kode- kodenya. Siapa tau gw bisa nyobain helicopter rancangannya. Atau mungkin malah jadi model buat salah satu lukisannya.

Gw juga tertarik pengen pergi ke tahun 1964, waktu The Beatles pertama kali ke Amerika, dan memelopori British Invasion. Pengen banget gw nanya sama mendiang John Lennon, atau George Harisson. Dari mana sih mereka ngedapetin ide buat bikin lagu yang sampe sekarang masih tetap enak didenger sama semua orang??

Dan untuk negeri sendiri, gw pengen pergi ke jaman kemerdekaan. Soalnya, buat gw, itulah satu- satunya masa dimana seluruh bangsa ini, dari sabang sampai merauke pada kompak berat. Nggak ngebeda- bedain suku, agama, atau ras. Dan semuanya dengan bangga ngaku kalo mereka adalah bangsa Indonesia. jelas itu lebih seru dari sekarang ini, ya nggak??

Ah, sudahlah. Itu kan gw. Kalo lo, mau pergi ke jaman apa Sob!!?? (Kid- oest News).


Golongan G.A

Sob! Curhat dikit, boleh??
Begini. Gw baru aja kontak- kontakan lagi sama eks gebetan gw semasa Sekolah dulu. Udah sekian lama hilang kontak, lewat satu kebetulan dan kecanggihan dunia teknologi di jejaring sosial, akhirnya nyambung lagi.

Seneng?? Pastinya. Soalnya, dia itu masuk golongan G.A alias Gebetan Abadi (#halah!. Singkatan nggak penting!). Hhmm, kelar bernostalgia lalalalilili, dia melontarkan pertanyaan yang ketebak namun masih aja cukup bikin terkejut. Yaitu.

“kenapa kamu (ya! Kamu!) dulu nggak nembak aku sih??”

Hokk! Gitu rasanya. Belum sempet menjawab gara- gara gelagapan, eh dia bikin gw tambah gelagapan. Dengan mengungkapkan ke gw sejumlah fakta dan alasan kenapa seharusnya waktu itu gw harus nembak dia.

“padahal aku tuh udah ngasih sinyal- sinyal yang obvious (#jelas) plus ngarep gitu! Eh kamunya malah lempeng. Ya udah. Aku jadian deh sama si “X”. abis, dia doang yang berani nembak….!”

Hokk! Hokkk! Blegg!,, Ibarat seorang petinju, gw udah berasa di combo, dan nggak bisa bales sama sekali. KO. Dalam hitungan kesepuluh setengah, sob!

Sob! Sumpah. Nggak enak banget rasanya jadi gw saat itu. Okelah. Ceritanya udah lewat. Bukunya juga udah ditutup, dan disimpen jauh di loteng paling atas. Tapi, ternyata rasa penasaran itu nggak bisa hilang.
Tetap sampe sekarang.

Jadi, kalo boleh gw pesen, jangan deh jadi bodoh kayak gw. Jika lo menyukai seseorang, ajak pergi dan katakan padanya. Apapun hasilnya. Kita nggak bakal tau kalo nggak di coba kan? Belum pede juga? (#langsung aja liat tips dan trik nya di Blog ini).

terus, lanjutan cerita gw sama si dia?? rahasia! Hhehehe.. yang jelas, gw nggak mau bodoh lagi. (Kid- oest News)

Mau Tau, Tapi Malu

Satu hal yang selalu menggelitik orang –orang seumuran kita adalah soal- soal yang menyangkut seksualitas. Ini masalah yang selau pengen kita tau lebih jauh, tapi juga malu kita tanyain. Sekalinya ngeberaniin diri untuk nanya ke orang tua, kadang kita dapet jawaban yang nggak memuaskan. Atau malah para orang tua kita yang agak bingung gimana cara ngejelasinnya. Seksualitas itu masih menjadi soal yang tabu dibicarain.

Hal yang sama barangkali juga terjadi sama guru- guru SMP atau SMA kita dulu disekolah. Emang sih beberapa sekolah sudah menyisipkan kurikulum sex education. Tapi biasanya di masukin pada bidang mata pelajaran biologi.

Masalahnya, persoalan pendidikan seksual bukan Cuma menyangkut persoalan anatomi tubuh doang. Ada persoalan psikologisnya, kesehatan bahkan sosiologisnya. Persoalan seksual itu bisa menyangkut kemana- mana.

Balik lagi ke persoalan antara “Pengen tau”, “Malu nanya”, dan “Tabu”, ujung- ujungnya kita jadi nyari jawaban alternative sendiri. Internet misalnya. Kalo niat awal nyari infonya nggak kuat, kadang karena godaan yang begitu kenceng, ke situs bokep jugalah akhirnya kita ketarik.

Segitu jeleknya internet?? Bukan itu persoalannya. Saking banyaknya pilihan, kita jadi rada sulit meyakinkan diri, mana yang bener dan mana yang muatannya Cuma sampah. Gitu juga kalo kita nanya ke temen kita.

Ada temen seumuran yang bisa dipercaya, tapi ada juga jenis temen yang sebenarnya dia juga sama nggak taunya dibanding kita. Info dari temen jenis kedua, ya jelas menyesatkan. Sebab isinya pasti nggak jauh dari mitos bahwa masturbasi bisa bikin dengkul jadi kopong. Emangnya pusat produksi kita ada di dengkul gitu?? Nggak kan?

Nah, sobat, posting kali ini Kid-oset News bakal ngasih informasi tentang pendidikan seksual langsung dari situs resminya. Agar kita bisa belajar dan nggak ngulangin kesalahan yang dibuat orang lain. Berikut daftar situs sex education :

scarleteen web
(Info anatomi tubuh, reproduksi, kesehatan)

teengrowth web
(fakta, mitos, penyakit menular akibat sex bebas)

teensource web
(penyakit seksual, info seks)

sxetc web
(kesehatan, sex, hubungan percintaan, penyakit seksual)
(Kid- oest News : dari berbagai sumber).

Heroes

“we could be heroes for just one day…”
(Heroes - David Bowie)

Lagu itu sempat dipopurerin lagi sama The Wallflowers dan dijadiin Soundtrack film Godzilla, beberapa tahun silam. Keren sih. Ya liriknya, ya musiknya. Nggak berlebihan gitu isinya. Semua orang bisa aja jadi pahlawan.

Pertanyaannya sekarang adalah : apa sih sebenarnya pahlawan itu?? Siapa yang layak menyandang predikat pahlawan??

Kalo merujuk ke kamus bahasa Indonesia, pahlawan punya beberapa makna. Pahlawan misalnya, yang berarti pejuang yang gagah berani atau orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbananya dalam membela kebenaran.

Jadi intinya seorang pahlawan nggak pernah takut menentang segala bentuk kesalahan. Kalo ngeliat ada yang nggak benar, dia akan segera mengkoreksinya. Dia juga bersedia menerima resiko atas perbuatannya itu.

Dulu misalnya, sebuah stasiun televisi menceritakan sebuah cerita tentang seorang ibu- ibu yang tiap pagi buta menyapu dijalanan disekitar tempat tinggalnya. Tanpa ada yang nyuruh, tanpa ada yang mengupahi, si ibu membersihkan sampah –sampah yang berserakan disepanjang jalan. Dia mengaku risih kalo jalan tempat tinggalnya kotor.

Kita mungkin juga pernah dengar cerita gimana seorang teman berusaha menghentikan kebiasaan sobatnya yang sering nyimeng. Sebagai resiko, ia akhirnya malah dimusuhi sobatnya sendiri karena dianggap ikut campur. Tapi dia mau menempuh resiko itu.

Itu Cuma contoh kecil , yang bisa nunjukin bahwa dalam diri kita masing- masing ada yang namanya sifat kepahlawanan. Dan untuk itu kita nggak perlu pake baju tentara dan mengangkat senjata di medan perang. (Kid- oest News).

Ngurangin Berat Badan

Puasa baru aja selesai. Seperti biasa, abis lebaran biasanya kita gelap mata. Semua makanan dilahap tanpa kecuali. Hasilnya, timbangan jebol karena badan memelar. Kalo udah begini, jangan panic. Diet sembarangan akan membuat kamu kena penyakit. Mau tau cara ngurangin berat badan yang aman?? Silahkan, dibaca!

1. Bikin target yang realistis
Biasanya, kalo udah panic, kita suka nggak realistis. Ada yang pasang target 10 kilo dalam satu bulan. Sob!, sebelum memulai gerakan ngurangin berat badan, ada baiknya kita mengenal karakter diri sendiri. Sebesar apa kemampuan kita dalam ngejalanin program. Soalnya kalo targetnya terlalu muluk, nanti malah jadi frustasi.

2. Niatin hati buat memulai
Ini dia yang paling sulit!. Kadang, kita seringkali punya niat buat ngelakuin sesuatu, tapi nggak punya niat buat memulai. Jadi, pikirin cara yang menurut lo asik buat memulai program. Jadi otak kita nggak akan terbebani.

3. Mari berkeringat!!
Inti dari program penurunan berat badan adalah olahraga. Jadi, yang pertama harus dilakukan adalah mengeset jadwal olahraga yang pas dan rutin. Kalo bisa sih, sering lebih dari satu kali seminggu.

4. Pilih- pilih makanan
Satu hal yang penting diketahui dalam diet adalah : kita boleh makan tapi harus memilih. Usahakan pilih makanan yang low fat. Lebih bagus lagi kalo kadar gulanya sedikit. Terus, seru juga kalo kita makan makanan yang mengandung banyak serat. Soalnya makanan yang berserat bisa menghindari kita dari rasa lapar yang terlalu.

5. Makan sedikit tapi sering
Ini terusan yang nomer empat. Daripada makan tiga kali tapi banyak, mendingan makan sedikit- sedikit tapi sering. Dengan catatan, makanan yang dipilih adalah makanan yang bebas lemak.

6. Ajakin teman- teman
Ini jurus pamungkas. Biar program nurunin berat badannya asik, seru juga kaloi kita ngajakin teman- teman yang senasib. Ngerjain program bareng- bareng tuh banyak untungnya, sob!. Kira nggak akan ngerasa berat buat ngelakuinnya. Selamat mencoba. (Kid-oest News : dari berbagai sumber).

SIR ALEX FERGUSON Story Part 4 – Tamat

Fergie sukses sebagai manajer. Predikat Legendaris pantas di berikan untuknya.
Tapi semua diperoleh melalui proses.


PELAJARAN SUKSES
Masih inget teori umum soal majer tim sepakbola legendaris inggris? Teori ini menyebutkan mereka punya latar belakang yang sama. Yaitu berasal dari lingkungan kaum pekerja atau buruh diantaranya adalah Jock Stein, Sir Matt Busby, Bill Shankly, serta Bill Paisley.
Ini diakui oleh Sir alex ferguson. Ada hal- hal tertentu dan kemampuan yang nggak bisa didapat cumka lewat pelatihan atau pengalaman dilapangan sepak bola aja. Besar dilingkungan kaum pekerja bisa dibilang menguntungkan bagi calon majer tim sepak bola. Daripada menghabiskan waktu di tempat training center. Interaksi khusus dilingkungan kaum pekerja merupakan modal untuk mengenal karakter seseorang secara tepat.
Fergie sepakat dengan hal ini. Dia sendiri berasal dari lingkungan kaum pekerja.

“saya yakin pekerjaan sebagai buruh pabrik telah membantu saya untuk bisa menjadi seperti sekarang ini. Masa –masa itu membuat saya memahami nilai-nilai yang ada dikonsep kerja tim,” kata fergie.

Nggak heran talenta fergie yang paling utama adalah sebagai majer tim bukan semata kemampuan teknis, strategi, atau taktik. Tapi kemampuan berinteraksi secara intens dengan setiap pemain serta gagasan- gagasan cemerlang soal permainan tim. Nggak heran karirnya sebagai manajer yang sukses menanjak dengan cepat.

IDOLA FERGIE
Yang pasti kesadaran fergie soal pentingnya kemampuan nonteknis dalam membangun sebuah tim sepak bola yang kuat nggak datang begitu aja. Fergie mempelajari dari sosok manajer legendaris yang paling dihormati sejagad Skotlandia, Jock Stein. Sosok ini menjadi idolanya.
Kekaguman fergie terhadap Jock Stein bukan berdasarkan prestasi fenomenal yang diciptakannya. Bukan juga prestasi Jock Stein yang membuat Glasgow Celtic meraih gelar liga 9 kali berturut –turut. Atau sejarah yang diciptakan saat Glasgow Celtic menjadi juara Eropa buat pertama kalinya. Tapi kemampuan membentuk tim solid yang hanya terdiri dari talenta local untuk mengalahkan raksasa- raksasa Eropa yang bertaburan bintang.

Dimata fergie, Jock Stein adalah guru. Bahkan diawal karirnya sebagai pelatih fergie selalu mengincar posisi menjadi asisten Jock Stein.
Niatnya ini kesampaian setelah fergie membuktikan bakatnya sebagai manajer sukses saat menangani klub Aberdeen. Klub ini berhasil meraih gelar juara liga piala Skotlandia, serta gelar Winners Cup. Jock Stein yang saat itu mendapat tugas menangani timnas Skotlandia pun meliriknya. Hanya saja posisi asisten udah ada yang mengisi.
Untung saja beberapa waktu berikutnya, asisten Jock Stein di timnas skotlandia mengundurkan diri. Meski belum pasti posisi itu di serahkan kepada fergie, tapi fergie selalu berdebar-debar menantikan berita baik. Nyatanya posisi tersebut diberikan kepada fergie. Disinilah proses fergie menjadi manajer legendaris di mulai.

KUASA PENUH
Yang pertama kali dipelajarin fergie dari Jock Stein adalah pengaruhnya yang sangat besar. Kehadirannya selalu terasa dimana pun berada. Para pemain seolah mendapat kebanggaan bila Stein menyapanya.
Begitu pula yang selama ini dilakukan fergie sebagai seorang pelatih. Dia berusaha memposisikan dirinya menjadi sosok yang paling berkuasa. Nggak ada seorang pemain pun yang bisa sembarangan sok akrab dengannya. Di sisi lain, dia juga berusaha untuk membangun jaringan. Komunikasi dijalankan dengan baik dengan pemain maupun asisten. Dengan begitu, fegie selalu bisa mendapat informasi akurat soal timnya setiap saat.

Dan pelajaran lain yang bisa diambil fergie adalah cara Stein membentuk tim sesuai keinginannya. Asal tau aja, para petinggi klub biasanya suka ikut campur dalam urusan memilih, membeli dan menjual pemain. Dari Jock Stein, fergie belajar taktik. Caranya dengan mengajukan saran yang dibuat sedemikian rupa, sehingga pemilik klub nggak berkutik.
Begitu petinggi klub disodorkan sejumlah pemain pilihan yang diajukan fergie, kebanyakan ujungnya mereka nggak punya pilihan. Mau nggak mau mengikuti kemauan fergie. Cara ini pula yang dilakukan Stein saat membentuk tim Glasgow Celtic yang solid.

“menurut saya pengaruh yang dimiliki seorang manajer harus sedemikian kuat sehingga sehingga terkesan seperti memaksa untuk mendapatkan sebuah keputusan tepat. Lagipula sering sekali keputusan penting ditunda- tunda, biasanya karena ini saya selalu melangkahi rapat dewan umtuk mendapatkan yang saya inginkan,” Jelas Fergie.

Kini , setelah 20 tahun lebih telah meng-arsitek Manchester United, nggak terlihat ada tanda –tanda melemahnya kekuasaan fergie atas timnya. Sebaliknya karir sebagai manajer tim Setan Merah itu seakan belum ketahuan lagi akan berujung dimana. Fergie seolah memberikan sinyal, bahwa Manchester United masih akan bersinar dan akan memperoleh kembali puncak kejayaannya di Eropa.
Jika hal itu bisa dibuktikan , maka orang sekali lagi akan menaruh respect kepadanya. Fergie memang seorang manajer sukses dengan prestasinya yang sulit di tandingi dan sama legendarisnya dengan Jock Stein.
Tamat…

(Kid –oest News : dari My Autobiography, Alex Ferguson : managing my life)

SIR ALEX FERGUSON Story Part 3

Sir Alex Ferguson yang kita kenal adalah sosok yang berhasil mengukir sejarah di dunia persepakbolaan sebagai manager tim. Tapi tau nggak kalo dirinya pernah mengukir sejarah sebagai pemain sepak bola??

MUNCULNYA SOSOK LEGENDA
Hingga awal tahun 1960-an nggak ada satupun tim sepak bola di Skotlandia yang bermimpi bisa mengatasi keperkasaan Glasgow Rangers. Pada masa itu mereka emang superior banget. Terutama berkat adanya pemain- pemain hebat di daftar pasukan tim ibukota skotlandia itu. Seperti George McLean dilini depan, Ronnie McKinnon di tengah, serta Davie Provan dilini tengah.
Tapi nyatanya kesan superior tadi bisa dipatahkan pada salah satu pertandingan dipertengahan musim kompetisi 1963 – 1964. Nggak tanggung- tanggung yang bisa memutar balikan fakta ini adalah pemain debutan tim St. Johnstone. Bahkan sampai membuat tim besar tadi menelan pil pahit yang sangat memalukan.

Bayangin aja kemenangan Glasgow Rangers yang udah didepan mata harus sirna begitu saja. Hingga babak kedua tim unggulan ini masih memimpin skor dengan angka 1 – 0. Tapi begitu kelar turun minum, jalannya pertandingan berubah seratus delapan puluh derajat. Pemain debutan St. Johnstone tadi mulai membuat frustasi lini tengah lawan. Lewat sejumlah serangan yang dibangun oleh para pemain sayap, gol demi gol tercipta dari kakinya. Akhirnya saat peluit panjang berbunyi pemain debutan tadi berhasil mengemas tiga gol dan mencetak hattrick!!.

SEJARAH
Momen bersejarah yang terjadi pada tanggal 21 desember 1963 tadi nggak lain diciptakan oleh Alex Ferguson. Bahkan bisa dibilang sangat bersejarah bagi dirinya sendiri maupun timnya St. Johnstone. Kemenangan atas Glasgow rangers pada pertandingan yang digelar di Ibrox adalah pertama kalinya buat mereka sepanjang sejarah. Apalagi mereka menang dengan skor telak banget 3 – 1.
Begitu juga fergie yang mencetak keseluruhan 3 gol. Sebelumnya nggak pernah sama sekali ada pemain yang berhasil mencetak gol sebanyak itu ke gawang Glasgow rangers. Nggak berlebihan kalo fergie di nobatkan sebagai pemain yang berhasil membuat sejarah dalam persepak bolaan skotlandia.

Yang jelas bagi fergie makna bersejarah yang didapatnya lebih dari itu. Sebenarnya sebelum pertandingan ini, status di tim hanyalah sebagai pemain cadangan. Entah kenapa pada hari itu manager tim berbaik hati memberikan tempat didalam starting line-up kepadanya.

HAUS AKAN GOL
Kecermelangan fergie sebagai pemain bola sebenarnya udah terlihat sejak masih level pemain junior. Saat bergabung dengan tim sekolahan Govan high, dirinya selalu dianggap sebagai pahlawan tim. Kemudian saat mulai menjalani karir amatir, bersama ketiga orang karibnya, Duncan Petersen, Tommy Hendry dan Jim McMillan, dijuluki sebagai The Four Musketeers karena kelihaiannya dilapangan hijau.
Berikutnya karir fergie dikenal sebagai pemain yang haus gol. Dengan catatan berada diposisi yang tepat. Pernah satu waktu fergie ditugasi bermain diposisi kiri. Karena nggak familiar sama posisi ini, membuat dirinya mandul untuk beberapa waktu lamanya. Beruntung karirnya nggak lantas mentok setelah posisinya berpindah ke agak tengah. Ketajaman- ketajaman mencetak gol mulai terbukti.

Karir fergie sebagai pemain professional nyaris mencapai puncaknya saat masuk ke dalam tim Dunfermline. Pada musim kompetisi 1964 – 1965, tim ini nyaris berhasil menjadi juara skotlandia. Hanya saja waktu itu manager tim merasa mempunyai banyak pilihan pemain, fergie nggak dimainin pada pertandingan final dan Dunfermline harus menelan kekalahan.

Factor kekalahan Dunfermline gara- gara fergie nggak dimaikan bisa jadi ada benarnya. Selama perjalanan menuju final, fergie adalah Top skor bagi timnya. Tapi yang paling masalah adalah cara majer tim memperlakukan fergie. Keputusan dirinya nggak main keluar kurang dari sejam sebelum pertandingan. Tensi yang kemudian meningkat gara- gara kejadian itu ternyata berpengaruh sedikit ke permainan tim. Pemain lain yang rata- rata men-support fergie harus rela kehilangan pemain andalan mereka.
Kejadian ini juga yang membuat fergie mendapatkan filosofi bagaimana menjadi seorang majer tim yang baik. Seorang manjer tim yang baik nggak akan menjatuhkan pemain yang berada dalam kondisi Top form-nya. Kalopun ada keputusan nggak akan memainkan dalam sebuah pertandingan, sebisa mungkin didiskusikan terlebih dahulu dengan pemain bersangkutan. Dengan begitu hubungan antara manajer tim dengan pemain akan tetap terjalin baik.
Nggak heran hal ini yang membuat fergie kemudian berhasil menjadi manajer tim yang sukses.
Bersambung.....
(Kid –oest News : dari My Autobiography, Alex Ferguson : managing my life)

NEXT STORY PART 4 – Tamat :
Alex ferguson akhirnya bener- bener jadi icon di dunia sepakbola. Bahkan sejumlah prestasinya sulit ditandingi!!.

SIR ALEX FERGUSON Story Part 2

Siapa sangka saat beranjak remaja, fergie termasuk anak Bandel yang rutin berkelahi. Yang jelas ini karena terpaksa.

TERPAKSA BANDEL

“Kebanyakan anak- anak cowok di Govan yang seangkatan dengan saya, hidupnya berakhir di penjara atau jadi pemabuk,” kata Fergie.
Inilah salah satu pengaruh buruk dari lingkungan tempat tinggal yang didominasi kaum buruh. Kehidupan serba keras yang dialami kaum pekerja berdampak pula terhadap keluarga mereka. Meski sebenarnya nggak satupun dari mereka yang mengharapkan keadaan seperti itu.
Tapi entah kenapa desakan yang mengarah kepada jurang kehancuran sepertinya kuat banget. Beruntung bokap nyokap fergie termasuk perhatian banget sama anak- anaknya.

MENGHINDAR
Lingkungan tempat tinggal fergie dimasa kecil hingga beranjak remaja termasuk paling buruk sejagad skotlandia. Segitu parahnya sampe nyaris nggak ada satupun orang dewasa yang taat hukum.
Begitu juga dengan sekolah pertama fergie. Broomloan Road Primary di nobatkan sebagai sekolahan yanhg paling buruk dikota skotlandia. Tapi, bukan berarti masa kecil fergie selalu damai dan tenteram. Ada sejumlah masalah yang harus dihadapinya. Itupun karena keadaan yang memaksa.
Biasanya anak- anak yang baru tumbuh, rasa ingin tahu selalu mengambil tempat terdepan dalam masanya.karena factor ini pernah satu waktu fergie beserta beberapa temannya mengunjungi tempat tongkrongan orang dewasa dikotanya bernama Docherty’s Snooker Hall. Nggak taunya ini menjadi awal pertama fergie terlibat dalam keributan.
Saat lagi nongkrong didalam snooker hall tadi, dua orang remaja menawari mereka minuman yang kelihatan beralkohol. Nggak taunya yang mereka tawarin adalah air kencing. Balas dendam yang dirancang fergie cukup kejam. Muka kedua remaja tadi ditimpuknya dengan bola snooker yang mengakibatkan cukup parah. Untung fergie berhasil lolos dari kejaran mereka.

BENGAL
Keterlibatan fergie dalam dalam keributan gara- gara terpaksa nggak Cuma sekali itu aja. Pernah satu kali yang terjadi pada adiknya, martin. Itu karena kelakuan fergie sendiri yang selalu keterlaluan saat bercanda dengan adiknya sendiri. Meski udah beberapa kali di marahi oleh nyokapnya, tetap aja fergie nggak berubah. Satu waktu adiknya menanggapi tingkah usil fergie dengan memukulnya didada pake besi panas. Hingga sekarang cacat bekas lukanya masih membekas. Membuatnya selalu teringat masa –masa kenakalannya.

“sejujurnya saya emang menyesali ini. Sebagai kakak asaya selalu merasa paling dominan terhadap adik saya. Meski sama sekali saya nggak bermaksud untuk membuatnya jadi teraniaya. Malah saya pasti akan membelanya mati- matian sekiranya ada yang melakukan sesuatu yang buruk terhadapnya,” kenang Fergie.
Selain di jalanan atau dirumah, fergie ternyata juga nakal disekolah. Satu contoh adalah saat fergie memecahkan kaca jendela gymnasium sekolahannya. Kenakala lainnya disekolah adalah sering nyontek saat ujian. Itupun didukung oleh sikap teman- temannya yang senang hati ngasih lembar jawaban mereka untuk disalin oleh fergie. Ternyata itu dilatar belakangi oleh kekaguman beberapa diantara mereka terhadap sosok fergie.

Dimasa –masa awal emang nggak terlihat adanya masalah yang timbul karena kebiasaannya ini. Tapi begitu menjelang ujian tingkat akhir masalah yang sebenarnya baru muncul. Pada ujian tingkat akhir fergie gagal total. Inilah yang memaksa fergie meninggalkan bangku sekolah umum dan mengambil sekolah kejuruan.
Nggak taunya momen inilah yang membuat fergie belakangan menjadi pemain bola sukses. Kenyataan dirinya harus meninggalkan bangku sekolah umum malah membuka peluang buat semakin mendalami sepak bola. Diawali dengan bergabung ke tim local tempat tinggalnya.
Bersambung.....
(Kid –oest News : dari My Autobiography, Alex Ferguson : managing my life)

NEXT STORY PART 3 :
Akhirnya fergie bisa menjadi pemain sepak bola sukses. Ngapain juga dia mutusin jadi manager tim??


SIR ALEX FERGUSON Story Part 1

Faktor kesuksesan sir alex ferguson sebagai manager tim sepak bola yang handal ada pada latar belakang kehidupannya. Berawal dari lingkungan terkecilnya serta yang ada disekitarnya.

AWAL YANG TEPAT
Didikan keluarga! Mungkin itu awal yang tepat buat mencari tahu bagaimana seorang sir alex ferguson bisa terkenal sebagai salah satu legenda didunia persepakbolaan. Sejak lahir pada tanggal 31 desember 1941, kedua orang tuanya nggak pernah memendam cita- cita menjadikan dirinya seperti sekarang ini.
Fergie, sapaan sir alex ferguson, lahir dari bokap seorang buruh galangan kapal. Namanya Alexander beaton ferguson. Nyokapnya, Elizabeth hardie, juga seorang buruh pekerja pabrik.
Kalo belakangan fergie kecil demen banget sama sikulit bundar, itu karena ayahnya adalah fans berat Glasgow Celtic, salah satu club favorit sepak bola skotlandia.

KELUARGA
Perhatian besar bokapnya terhadap sepak bola jelas menurun pula ke diri fergie. Ini terlihat jelas setelah fergie divonis nggak boleh ngelanjutin sekolah umumnya ketika berumur 16 tahun. Gara- gara masalah sering nyontek saat ujian, pihak sekolah berpendapat ilmunya tidak mencukupi untuk melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi sampai dunia kerja. Saran buat mengasah skill di sekolah kejuruan untuk bisa mendapat pekerjaan nggak ditanggapinya secara serius. Sebaliknya dia memantapkan niatnya untuk berkarir disepak bola.
Yang jelas nggak dipungkiri kalo bokap- nyokapnya sangat kecewa dengan kenyataan pendidikan formalnya yang kandas. Tapi dirinya sangat beruntung karena kedua orangtuanya member dukungan besar walau apapun yang terjadi. Inilah anugrah terbesar yang dirasakan fergie saat ini.

Sir alex ferguson memang mempunyai keluarga yang sangat luar biasa. Terutama kekuatan hubungan yang ada didalamnya. Dengan prinsip yang mengacuhkan semua perbedaan.
Sekedar info, kedua orang tua fergie beda agama. Bokapnya katolik, sedangkan nyokapnya protestan. Sebenarnya ini sesuatu yang wajar di skotlandia barat, lokasi tempat tinggal keluarga besar ferguson.

Contoh kecil soal kesukaan terhadap klub sepak bola. Meski tau ayahnya adalah fans berat Glasgow Celtic, tapi fergie nggak ragu buat mengidolakan Glasgow Rangers, klub sepak bola paling top di skotlandia. Bokapnya nggak mempermasalahkan kalo masih dalam batas wajar. Tapi kalo udah berlebihan bisa lain urusannya. Yang nggak disukai adalah fanatisme berlebihan. Pernah satu malam Martin Ferguson, adik fergie, membawa atribut Glasgow Rangers ke rumah. Bokapnya langsung bereaksi keras sehingga martin terpaksa menyembunyikan atribut rapat- rapat.
Kecintaan sepak bola inilah yang kemudian membuat fergie sukses berkarir dilapangan hijau. Diawali sebagai pemain yang brilian, hingga berlanjut menjadi manager tim yang handal.

LINGKUNGAN BURUH
Factor lain yang berpengaruh dalam kesuksesan fergie di dunia sepak bola adalah lingkungan tempat tinggalnya di masa kecil. Keluarga ferguson berdomisili di 667 Govan Road, sebuah jalan di distrik Govan yang terletak dibarat daya Glasgow. Distrik ini punya peran khusus dan cukup penting dalam sejarah dunia. Disini terletak pabrik galangan kapal yang sempat jadi andalan AL inggris saat perang Dunia ke 2. Tapi bukan ini yang membuat fergie bersyukur.
Bagi fergie, Govan adalah lingkungan yang unik. Yang berhubungan erat antar warga.

Kalo diperhatikan emang ada kaitan antara kesuksesan karir manajer sepak bola dengan lingkungan tempat tinggalnya di masa kecil. Pasalnya ini yang dialami juga oleh sejumlah manajer tim sepak bola legendaries di inggris. Contohnya Jock Stein, Sir Matt Busby, Bill Shankly, serta Bill Paisley. Kesamaan antar mereka adalah dibesarkan dilingkungan pekerja tambang.
Bersambung.....
(Kid –oest News : dari My Autobiography, Alex Ferguson : managing my life)

NEXT STORY PART 2 :
Berkelahi dijalanan serta nyontek di kelas adalah sedikit dari ulah fergie semasa kecil hingga remaja. Lainnya??

8 Langkah Jadi Pahlawan di Bulan Ramadhan

Perbuatan kecil, tapi kalo dilakukan dengan sungguh- sungguh, sangat bermanfaat. Soalnya, kecil- kecil cabe rawit, biar kecil tapi berefek luar biasa, sob!. Cek selengkapnya.

1. Bangunin orang sahur
Kita kadang suka keganggu sama suara – suara orang kampung yang keliling teriak sahur. Sebel, bahkan marah. Sebelum marah, lo harus cobain dulu rasanya ngebangunin orang sahur.
Seru! Emang sih terkesan kampungan dan nggak guna. Tapi, kalo dilakuin lo bakal dapet banyak pahala. Ya iyalah! Orang yang kebangun karena denger teriakan lo pasti bilang gini, “alhamdulillah kebangun untuk sahur” nah, Alhamdulillah itu pahala buat lo!.

2. Adzan di Masjid atau Musholla.
Jadi muazin dimasjid adalah media latihan mental yang bagus. Soalnya kalo salah lo bisa jadi bahan omongan orang sekompleks. Tapi nggak ada salahnya di coba. Emang sih, kalo suara lo bagus nggak bakalan jadi penyanyi di Indonesian Idol.

3. Memberi makanan buka puasa untuk tukang sampah.
Member itu lebih bagus daripada menerima buat lo yang sering member makanan berbuka kepada tukang sampah didekat rumah, dijamin lo bakal dapet keuntungan dobel bahkan triple.
Yaitu, pahala dari Allah SWT, dan juga pahala dari doa para tetangga disebelah rumah. Nice kan!

4. Nyumbang baju ke tetangga.
Coba liat sekeliling, apakah tetangga lo berasal dari golongan mampu semua? Kalo bukan, coba kumpulin baju- baju bekas yang layak pakai, terus kasih mereka. Nggak usah gengsi, malu, atau malah berfikir akan dikira orang sombong karena bagi-bagi baju.

5. Kolekan sama temen rumah, untuk beli makanan buka puasa di masjid.
Coba liat mesjid dideket rumah. Pasti sering ada acara buka puasa bareng. Nah! Nggak ada salahnya lo kolekin temen- temen kompleks lo.
Hasil kolekannya jangan buat beli baju lebaran. Tapi coba dibeliin kolak, kue- kue kecil, untuk makanan buka puasa di masjid.

6. Menjadi pencegah agar orang nggak batal puasa.
Sadar nggak sadar, kita itu sering menjadi seten agar temen yang tadinya puasa, jadi batal puasa. Sekarang udah nggak zaman lagi kayak gitu.
Yang lagi nge-trend itu adalah menjadi pencegah orang untuk batal puasa.

7. Jagain sandal di Masjid.
Orang suka salah penilaian sama petugas penjaga sandal. Padahal jagain sandal itu pekerjaan cabe rawit. Yang di jagain memang Cuma sandal. Tapi karena ngejagainnya sama ikhlasnya seperti orang yang jagain duit di Bank, maka bakal banyak orang yang berterima kasih. Dan terima kasih itu jadi doa buat lo.

8. Menjadi panitia Zakat.
Menjadi panitia zakat infaq tugasnya gampang- gampang susah. Cuma nerima duit dari orang yang ingin beramal. Tapi bukan Cuma nerima, kita juga harus mempertanggungjawabkan hasil penerimaan itu dalam laporan keuangan. Orang bijak bilang : kalo mau nguji kejujuran seseorang, ujilah dengan uang. Nah, bisakah kita nerima tantangan itu??. (Kid – oest News).