7 Minuman untuk menurunkan gula darah

Gula darah, atau glukosa darah, adalah tingkat glukosa yang terdapat dalam aliran darah seseorang. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel-sel tubuh dan berasal dari makanan yang kita konsumsi, terutama karbohidrat.

Kadar gula darah diukur dalam miligram per desiliter (mg/dL). Normalnya, kadar gula darah puasa berkisar antara 70-99 mg/dL. Namun, kadar ini dapat bervariasi tergantung waktu dan kondisi, seperti setelah makan.

Ada beberapa kondisi yang terkait dengan gula darah:

1. Diabetes Mellitus
Suatu kondisi di mana tubuh tidak dapat memproduksi insulin yang cukup (tipe 1) atau tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif (tipe 2). Hal ini menyebabkan kadar gula darah meningkat.

2. Hipoglikemia
Kadar gula darah yang terlalu rendah, sering kali disebabkan oleh penggunaan insulin yang berlebihan, pola makan yang tidak teratur, atau situasi stres.

3. Keterkaitan dengan Kesehatan
Kadar gula darah yang tinggi atau rendah dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan, termasuk risiko penyakit jantung, gangguan fungsi saraf, dan kerusakan organ.

Memantau kadar gula darah sangat penting bagi individu dengan diabetes dan dapat membantu menjaga kesehatan secara umum. Pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan pengelolaan stres adalah beberapa cara untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Berikut adalah tujuh jenis minuman yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah:

1. Air Putih
Minum cukup air putih membantu menjaga hidrasi dan mendukung fungsi ginjal, yang penting untuk mengeluarkan kelebihan glukosa.

2. Teh Hijau
Mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan memperbaiki kontrol glukosa darah.

3. Kopi Hitam
Mengandung senyawa yang dapat meningkatkan metabolisme dan membantu menurunkan tingkat gula darah.

4. Jus Jeruk (Tanpa Gula Tambahan)
Vitamin C dan antioksidan dalam jeruk dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Pastikan untuk memilih jus tanpa tambahan gula.

5. Jus Sayuran (Seperti Bit dan Wortel) 
Memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan dapat membantu menstabilkan kadar gula darah bila diperoleh dari sayuran segar.

6. Milk Thistle Tea
Teh akar susu thistle dikenal dapat mendukung fungsi hati dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengelola gula darah.

7. Infused Water
Menginfus air dengan buah-buahan seperti lemon, timun, atau mint dapat menambah rasa dan membantu menjaga hidrasi tanpa menambah kalori atau gula berlebih.

Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan atau mencoba minuman baru, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.

7 Kesalahan Ngecharge yang Bikin Hape Cepat Rusak, Ngisi Full Salah Satunya

Mengisi daya ponsel tampaknya sederhana, tetapi ada beberapa kesalahan yang dapat mempercepat kerusakan perangkat. Berikut adalah tujuh kesalahan umum saat mengcharge ponsel:

1. Mengisi Daya Sampai 100% Secara Terus-Menerus
Kebanyakan ponsel memiliki baterai lithium-ion yang idealnya tidak perlu diisi hingga 100%. Mengisi hingga 80% lebih baik untuk umur baterai. Mengisi dari 20% hingga 80% berkali-kali lebih baik dibandingkan mengisi dari 0% hingga 100%.

2. Membiarkan Ponsel Terlalu Panas Saat Mengisi Daya
Suhu tinggi dapat merusak baterai. Hindari mengisi daya dalam kondisi panas, seperti saat perangkat terpapar sinar matahari atau di tempat yang panas.

3. Menggunakan Charger yang Tidak Sesuai
Menggunakan charger yang tidak kompatibel dapat mempengaruhi kestabilan pengisian daya. Pilih charger dari pabrikan asli atau yang terjamin kualitasnya.

4. Membiarkan Ponsel Mengisi Daya Semalaman
Meskipun banyak ponsel sekarang memiliki teknologi yang menghentikan pengisian saat baterai penuh, kebiasaan ini tetap dapat memperpendek umur baterai.

5. Mengisi Daya Sambil Menggunakan Ponsel
Menggunakan ponsel saat mengisi daya bisa membuat ponsel lebih panas. Ini dapat menyebabkan tekanan lebih pada baterai dan komponen lainnya.

6. Pengisian Daya Terlalu Sering
Meskipun mengisi daya singkat diperbolehkan, terlalu sering mengisi daya dalam waktu singkat dapat menyebabkan siklus pengisian berlebihan yang berdampak buruk pada umur baterai.

7. Menggunakan Aksesoris Murah
Charger atau kabel murah bisa tidak efisien dan berpotensi merusak ponsel. Pastikan untuk menggunakan kabel dan adaptor berkualitas.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, Anda bisa memperpanjang umur baterai dan kesehatan ponsel Anda. Perawatan yang tepat sangat penting untuk memastikan perangkat tetap berfungsi dengan baik selama bertahun-tahun. (kidoest news dari berbagai sumber)