Republik Bencana

Berasa nggak sih, negara kita ini perlahan-lahan namun pasti sedang berganti nama? Dari yang tadinya Republik Indonesia, jadi "Republik Bencana".

Hah, sungguh sebuah joke yang sangat nggak lucu.

Biarpun nggak lucu. Setidaknya itu menyiratkan satu kebenaran kalo republik kita ini lagi deket banget sama yang namanya bencana. Coba deh diitung -itung. Bencana model apa sih yang belum kejadian?? Laut, daratan, bahkan udara pun sempet mampir ke negeri yang dulu (katanya) makmur gemah ripah lohjinawi (artinya cari sendiri dikamus) ini.

Itu baru yang dateng dari alam.
Yang berawal dari ulah manusia, juga nggak keitung banyaknya. Kecelakaan demi kecelakaan terjadi. Darat, laut, udara. Udah kayak angkatan bersenjata. Bahkan hal yang seharusnya nggak berpotensi menimbulkan bencana, semacam konser musik pun sekarang bisa aj jadi ajang yg berujung pada bencana.

Jadi kayaknya bukan sekedar sensasi sesaat kalo gw mutusin untuk ngangkat urusan bencana sebagai "shout me" kali ini. Iyalah. Udah saatnya (bahkan rasanya udah telat) kita ngebuka mata, telinga dan sebagainya untuk waspada sama yang namanya bencana. Terlebih bencana yang merupakan reaksi alam terhadap eksploitasi kita, manusia.

Siap sob?. (Kid- oest News).

Dunia Tanpa Batas : Ketagihan sekaligus dapet duit

Pernah nggak lo ngerasa bosen sama alur kehidupan lo sehari- hari? Dari pagi sampe malam, dari malam sampe pagi. Dari senin sampe minggu, dari minggu sampe senin lagi.

Gw pernah. Sering, malah. Capek. Bosen. Pengen pergi, atau ngilang aja sekalian. (sayang aja gw bukan David copperfield dan sejenisnya, yang bisa ngilang seenaknya!).

Kalo udah gini, satu-satunya pelarian gw adalah hobi. Nonton, nge-blog, baca majalah atau sekedar mencari inspirasi baru ditemani secangkir kopi panas, cukuplah. Kalo pun nggak cukup juga, kadang jalan-jalan keluar, juga kerap jadi pilihan. Itu buat gw. Buat beberapa temen gw lainnya, pilihan pelariannya bertambah. Ada yang namanya game disitu. Bagi mereka, mainin game itu udah merupakan pilihan yang komplet.

Kita bisa nikmatin musik, nonton, sekaligus jalan jalan. Lebih dari itu, kita bisa berlaku jadi penentu nasib banyak orang. Gitu kata mereka. Ada benernya juga sih. Apalagi kalo ngeliat perkembangan sekaran. Dimana para pengembang game makin serius dan gila gilaan ngembangin produk mereka.

Gambar, musik, sampe jalan cerita semuanya dibuat serealistis mungkin. Sehingga kita nggak bisa lagi beranjak dari depan TV atau komputer demi mendapatkan semua yang kita inginin. Termasuk duit. (nggak percaya? Tadinya gw juga gitu, sebelum ngeliat sendiri kelakuan para gamers jaringan yg bisa dapet "gaji" dari permainan itu!)

dengan segala perkembangan yg sekarang lagi dan akan terus terjadi bukan nggak mungkin nantinya gaming jadi pilihan profesi. Nggak lagi jadi pelarian kayak sekarang. Ya nggak?? (kid- oest News).

D Flip- Flop pada VHDL

Sebuah contoh program vhdl dari D flip-flop edge triggered positif dengan asynchronous Reset:

library ieee;
use ieee.std_logic_1164.all;
entity DFF_RST is
port (CLK, RESET, D : in std_logic;
Q : out std_logic);
end DFF_RST;

architecture BEHAV_DFF of DFF_RST is
begin
DFF_PROCESS: process (CLK, RESET)
begin
if (RESET = ‘1’) then
Q <= ‘0’;
elsif (CLK’event and CLK = ‘1’) then
Q <= D;
end if;
end process;
end BEHAV_DFF;

Library dan Package VHDL

Library IEEE:

use IEEE.std_logic_1164.all;

use IEEE.std_logic_textio.all;

use IEEE.std_logic_arith.all;

use IEEE.numeric_bit.all;

use IEEE.numeric_std.all;

use IEEE.std_logic_signed.all;

use IEEE.std_logic_unsigned.all;

use IEEE.math_real.all;

use IEEE.math_complex.all;


Library STD:

use STD.standard.all;

use STD.textio.all;

Library WORK:
pendeklarasian yang implisit,dimana semua source codenya akan dimasukkan ke library tersebut.



example:

use WORK.data_types.all;

Zig – Zag Penuh Nekat di Jakarta

Lalu lintas di Jakarta tuh, makin ruwet aja akhir- akhir ini. Perhatiin deh menjelang kita mau masuk kuliah, sekolah, atau sore hari pas orang- orang kantor bubaran pulang. Ampun. Jalan berjalur tiga bisa jadi lima jalur. Semua penuh mobil. Terus disela- sela mobil, yang naik motor mempertunjukan kemahirannya. Selap- selip, zig- zag. Mending kalo pelan.
Yang naik mobil jadi panas. Khawatir mobilnya bakal di serempet motor, atau mobil lain, mereka ngerapetin jarak antar kendaraan.

Saat lampu pengatur lalu lintas menyala merah, rombongan sepeda motor nyebar kemana- mana. Jangankan sama mobil, antar pengendara sepeda motor pun saling bersaing. Pengendara motor nekat- nekat. Biar dikata peluang buat nyalip dari kiri udah nggak ada, mereka masih berusaha untuk nyelip. Mending Cuma satu motor. Yang mau motong jalur berbondong- bonding. Hasilnya, saling serobot dilampu merah pun nggak bisa dihindarkan. Dan bagaikan pembalap MotoGP, begitu lampu menyala hijau semua gaspol dari garis start.

Jalan dikota – kota besar kayak Jakarta, Bekasi, Bandung, Surabaya emang jadi mirip sirkuit. Semua orang jadi seperti berebut kencang. Mungkin orang bule berpikiran dan kagum sama hal seperti ini. “orang Indonesia tuh kayaknya menghargai waktu banget ya. Semua nggak pengen datang telat. Hebat!!”

Hhehe, belum tau dia bahwa banyak anak- anak yang begitu sampe disekolah langsung tertarik ngobrol daripada masuk kelas. Dia juga belum tau banyak juga orang kantoran yang begitu sampe di tempat kerja Cuma baca Koran, minum kopi, atau nongkrong sambil ketawa- ketiwi.

Time is money? Terbukti banyak yang nggak.

Tetapi kenapa kita jadi ganas banget di jalanan ya? Kenapa kita kesannya anti banget sama yang namanya tertib teratur. Kenapa kita cepat panas saat ngantri tiket?
Kalo dipikir- pikir, kayaknya kondisi temen kita dikota- kota kecil kayaknya lebih nyaman ya?. Tapi bisa nggak kita mengubah itu semua??

Bisa kok. Begini, abaikan orang –orang yang udah terlanjur begitu. Ayo kita bikin perubahan. Kita berusaha untuk jadi orang yang lebih tertib dan menghargai orang lain. Kita mulai aja dari diri kita sendiri. Dan mulai sekarang juga. Sob! (Kid- oest News).

Krakatau : Ibunya dahsyat, Anaknya edan!

Gunung merapi memang bikin heboh. Tapi mestinya nggak Cuma gunung merapi yang ada dipulau jawa aja yang mesti diwaspadai. Ada satu gunung berapi di selat sunda yang pernah meletus megadahsyat lebih seabad lalu. Ya, bener namanya Krakatau yang tingginya 813 meter.

Pada tahun 1883 gunung Krakatau membuat letusan fenomenal berkekuatan 200 megaton (bandingin sama bom Hiroshima dan Nagasaki yang katanya Cuma 15 kilo ton). Kebayang kan gimana letusan tuh gunung?? Efeknya terasa sampai ke Australia (3.500 km), kepulauan Mauritius (4.800 Km), serta sebagian Negara –negara Eropa. Nggak heran kalo seluruh Dunia cemas menunggu kapan saatnya Krakatau meletus.
Sebenarnya nggak tepat juga kalo dibilang Krakatau- lah yang bakal meletus lagi. karena setelah mengeluarkan letusan mega dahsyatnya, Gunung Krakatau yang sejati udah menghilang dan meninggalkan lubang kawah dengan kedalaman hingga 250 meter dibawah permukaan laut. Tapi, belakangan setelah letusan tersebut muncul lagi gunung baru dari dalam lubang kawah tadi yang terus di beri nama Anak Krakatau. Gunung inilah yang diprediksi suatu waktu akan mengeluarkan letusan mega dahsyat kayak ibunya dulu.

Gunung melahirkan Gunung
Muncul gunung –gunung baru, termasuk Anak Krakatau, sebenarnya adalah proses yang sah saja di dunia vulkanologi. Cuma yang bikin heran dan menjadi perhatian adalah lokasi lahirnya berada di tempat bekas gunung Krakatau meletus. Kok bisa ya??

Proses Kelahiran anak Gunung Krakatau
Pembentukan gunung berapi merupakan siklus rutin. Dalam kasus Krakatau ini, setelah meletus pada tahun 1883, gunung itu seolah menghilang ditelan bumi. Tetapi dalam sebuah penelitian pada tahun 1927, para Peneliti yang sedang meneliti sisa- sisa reruntuhan gunung Krakatau melihat sebuah hal yang menakjubkan. Ternyata dari dalam lubang kawah terdeteksi adanya gunung baru yang berusaha untuk tumbuh keluar.
Gejala lahirnya si Anak Krakatau makin kelihatan pada tahun berikutnya. Saat itu terjadi lebih dari 20 ribu gempa kecil disertai dengan uap panas setinggi 1.200 meter.

Dua hal itu menjadi pertanda bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik. Tahun demi tahun gejala akan lahirnya gunung baru makin kelihatan. Cuma pada awalnya agak terhambat karena setiap timbunan yang tercipta selalu tergerus arus dan gelombang laut (nih gunung memang berada di tengah- tengah laut).
Baru pada tahun 1930 gunung baru beneran muncul kepermukaan. Sekaligus membentuk lagi pulau yang hancur akibat letusan terdahulu. Peninggian gunung itu sendiri sekitar 13 cm perminggunya. Hingga saat ini tingginya udah mencapai 300 meter lebih dan siap meletus kapan saja. (Kid- oest News : national geographic Indonesia, dan berbagai sumber).

Fakta Di Dunia yang harus kalian tau (1)

· Pernah dengar istilah zionisme? Terminologi itu dipopulerkan filsuf Yahudi, Nathan Birnbaum, pada 1890. Zionisme diambil dari nama bukit Zion di mana kuil Jerusalem berdiri. Zionisme adalah gerakan untuk menyatukan orang yahudi yang terpencar diseluruh dunia karena mereka nggak punya tanah air. Baru pada tahun 1948 atas bantuan Inggris mereka memperoleh tanah dan mendirikan Israel. Padahal tanah yang mereka ambil itu milik Bangsa Palestina!

· Orang Eskimo menggunakan lemari es agar makanannya nggak terlalu beku!

· Satu kilogram gula pasir rata- rata terdiri dari 5 juta butir gula. Nggak percaya?? Coba Hitung sob!

· Kincir angin diseluruh dunia biasanya berputar berlawanan dari arah putaran jarum jam. Kecuali kincir angin di Irlandia.

· Kapal Titanic tenggelam pada 15 april 1912. Lebih dari 1.500 orang tewas setelah kapal itu menabrak gunung es. Sekitar 14 tahun sebelum kejadian tersebut, novelis Morgan Robertson pernah menulis novel yang menggambarkan kejadian yang sama. Ukuran kapalnya pun sangat mirip. Nama kapal dalam novel Robertson adalah Titan.

· Secara umum bagian yang lebih “gelap” dari sayuran atau buah- buahan adalah bagian yang paling banyak mengandung nutrisi.

· Sebatang pensil bisa digunakan untuk menulis sekitar 50 ribu kata dalam bahasa inggris. Kalo punya waktu luang, kita bisa bikin garis sepanjang 50 km dengan sebatang pensil.

· Bulan ternyata sejuta kali lebih kering dibandingkan gurun paling kering di Bumi.

· Gerombolan belalang gurun sanggup menghabiskan 20 ribu ton tanaman dalam sehari.

· Kalo disambung- sambung nih, maka panjang pembuluh darah seorang manusia bisa mencapai 97.000 km.

· Tau nggak Negara mana paling boros? Amerika Serikat mengkonsumsi 25 persen dari seluruh kebutuhan energy dunia.

· Kalo kita menemukan patung yang menggambarkan seseorang sedang naik kuda, coba pehatikan posisi kaki sang kuda. Kalo dua kaki depan terangkat, berarti orang yang digambarkan sedang menungganginya tewas dalam sebuah pertempuran. Kalo satu kaki yang terangkat, si penunggang tewas akibat cedera yang dialaminya saat perang. Kalo nggak ada kaki yang diangkat? Si penunggang tewas karena sebab yang lain.

· Duel dengan senjata adalah sesuatu yang legal dan sah di Paraguay. Cuma ada satu syarat : pihak yang terlibat harus terdaftar sebagai pendonor darah.

· Lagu Happy Birthday adalah lagu pertama yang dikumandangkan diluar angkasa. Lagu itu diputar kru pesawat antariksa Apollo IX pada 8 maret 1969.

· Lem pertama dipatenkan pada tahun 1750 di inggris. Saat itu lem terbuat dari ikan.

· Ukuran hati ikan paus biru dewasa, sebesar sebuah city car. Seukuran Hyundai atoz –lah kira- kira.

· Musim panas di planet Uranus berlangsung selam 21 tahun. Hal ini sama berlakunya dengan musim gugur disana.

· Ikan yang hidup dikedalaman 800 meter atau lebih dibawah permukaan laut, matanya nggak berfungsi. Belum ketahuan apa mereka suka bertabrakan atau nggak. Kalaupun bertabrakan pasti ikannya nggak akan teriak, “mata lo kemana hah?”

Bersambung…
(Kid- oest News : dari berbagai sumber).

'Always take a trip to the bright side'

Yakin tidak? Hampir seluruh kepala di Bumi ini pernah ngerasa khawatir. Penyebabnya macem- macem. Dari yang tingkat tinggi, sedang, sampai yang rendah. Yang jelas efek yang dihasilkan sama saja : ragu- ragu karena ketidak pastian, kebingungan, sampai kalo sudah kronis, nih- kekhawatiran itu bisa jadi paranoia.

Disatu sisi kekhawatiran itu memang perlu. Sebab dengan itu kita bisa jadi waspada. Yang nggak asik adalah kalo akhirnya kita justru terpaku sama kekhawatiran tersebut. daripada memikirkan apa yang harus dilakukan untuk menghindari yang di khawatirkan tadi. Soalnya kita jadi jalan di tempat. Nggak kemana- mana. Sementara perlahan tapi pasti pikiran kita digerogoti sama kekhawatiran itu sendiri. Sehingga kita nggak bisa ngapa- ngapain lagi. males kan?

Salah satu cara yang paling ampuh buat menghindari kekhawatiran yang berlebihan itu nggak lain adalah berfikir positif. Kalo kata orang bule, always take a trip to the bright side. Dengan begitu, kita tetap bisa waspada tanpa harus merasakan khawatir, apalagi ketakutan yang berlebihan.

Gimana?? Jadi kita jalan- jalan ke sisi yang lebih terang?? (Kid- oest News).

Critical

Menilai, apalagi mengkritik, buat sebagian orang adalah pekerjaan paling menyenangkan. Soalnya, menurut mereka itu adalah hal paling mudah. Tanpa tenaga. Tinggal liat, baca atau periksa, dengar, lalu cari saja bagian yang paling jelek. Dari situ jadi deh sumber penilaian atau kritikan.

Padahal sebenarnya sungguh nggak segitu mudahnya. Dalam penilaian yang kemudian menjadi bahan kritikan ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Paling mudah adalah tentunya, kredibilitas si penilai atau pengkritik sendiri. Iyalah, gimana ceritanya seorang boleh atau bisa menilai juga mengkritik kalo dia nggak menguasai apa yang bakalan dinilai.

Bukan maksud kami bikin kalian bingung dengan shout me kali ini. Pasalnya, belakangan ini banyak benar pihak yang mengklaim diri sebagai kritikus tanpa latar yang jelas. Menilai lalu mengkritik apa saja, mulai film, music, olahraga, sampai politik, dan lalu berpendapat bahwa opininya sebagai yang paling benar. Hasilnya, ya kita sebagai pembaca, pendengar, atau penonton, malah jadi bingung dan bertanya- Tanya sendiri.

Dari situlah, shout me edisi ini di gagas. Biar penilaian tentang siapa yang terbaik nggak kacau. Fair dan nggak ketinggalan. Karena yang jadi penilai disini sesungguhnya adalah pembaca tentunya. Bukan si-entah-siapa- yang nggak jelas asalnya- tapi sok tau itu. Begitu. (Kid_ oest News).

100 Kata Baku dan Tidak Baku Indonesia

Kata Baku

Kata Tidak Baku

aktif

aktip, aktive

Alquran

Al-Quran, Al-Qur'an, Al Qur'an

amfibi

amphibi

analisis

analisa

apotek

apotik

asas

azas

asasi

azasi

atlet

atlit

atmosfer

Atmosfir, atmosphere

azan

adzan

cabai

cabe, cabay

daftar

daptar

dekret

dekrit

detail

detil

doa

do’a

efektif

efektip, efektive, epektip, epektif

efektivitas

efektifitas

eksem

eksim, exim

ekstrem

ekstrim, extrim

elite

elit

e-mail

email, imel

faksimile

faksimili, faksimil

Februari

Pebruari, February

foto

photo

fotokopi

foto copy, photo copy, photo kopi

hakikat

hakekat

hipotesis

hipotesa

ijazah

ijasah, izajah

izin

ijin

jadwal

jadual

Jumat

Jum’at

karena

karna

karisma

kharisma

karismatik

kharismatik

kategori

katagori

khotbah

khutbah

komplet

komplit, kumplit

konkret

kongkret, kongkrit, konkrit

kreatif

kreatip, kreative

kreativitas

kreatifitas

kredit

kridit

kualitas

kwalitas, kwalitet

kuantitas

kwantitas

kuitansi

kwitansi

kuota

kwota

laknat

la’nat

lembap

lembab

lubang

lobang

maaf

ma’af

makhluk

mahluk

masyhur

mashur

muazin

muadzin

mukjizat

mu’jizat

napas

nafas

nasihat

nasehat

negeri

negri

nikmat

ni’mat

november

nopember

objek

obyek

pasif

pasip, pasive, fasip

penasihat

penasehat

petai

pete, petay

proklamasi

proklamir

provinsi

propinsi, profinsi

proyek

projek, project

rakaat

raka’at

rezim

rejim

risiko

resiko

rizki

rezeki, rejeki, riski, rizqi

rubuh

roboh

sintesis

sintesa

sistem

sistim, system

stroberi

strawberi, strawbery

subjek

subyek

surga

syurga, sorga

saraf

syaraf, sarap

takwa

taqwa

taoge

tauge, toge

teknik

tehnik, tekhnik

teknologi

tekhnologi, tehnologi

teladan

tauladan

telepon

telpon, telfon, telefon, telephone

telur

telor

tobat

taubat

ubah

rubah, robah

ustaz

ustadz, ustad

ustazah

ustadzah

zaman

jaman

zikir

dzikir

zuhur

dzuhur, dhuhur, zhuhur

kreativ

kreati

produktifitas

produktivitas

produktiv

produktif

sportiv

sportif

ramadhan

ramadan

kongkrit

konkret

sentausa

sentosa

trotoar

trotoir

nomer

nomor

do'a

doa

gubug

gubuk